|  | SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDOCAKTI MALANG |
Status Mhs, Status Tamatan, Ijazah, Gelar
| ➩ | Tamatan dan mhs Non Regular Program (Blended Learning) demikian juga Program Reguler STIE Indocakti Malang memperoleh Status, Hak, Gelar, serta Ijazah yang sama. | | ➩ | Tamatan P2K STIE Indocakti Malang memperoleh gelar disesuaikan dengan jenjang kuliah formal serta prodi/bidang keilmuannya, serta memperoleh hak menggunakan gelarnya dan mempunyai hak utk meningkatkan kuliah formal ke jenjang yang lebih tinggi. | | ➩ | Ijazah dan Transkrip Akademik (Transkrip Nilai) Non Regular Program (Blended Learning) dan Program Reguler yaitu SAMA. Serta pada Ijazah demikian juga Transkrip tersebut, tidak tertulis apakah Tamatan P2K ataukah Tamatan Perkuliahan Reguler. Karena P2K yaitu Program Reguler dgn jadwal studi dan peserta studi yang berbeda. |
Sistem Kuliah formal
| ➩ | Tamatan Program S1 Non Regular (Blended Learning) STIE Indocakti Malang ditargetkan utk menjadi Sarjana (S1) berdasarkan prodinya, yang bisa meningkatkan jati dirinya dengan pembekalan ilmu, teknologi, dan seni, agar bisa memperoleh jawaban permasalahan sekaligus meningkatkan ilmu serta pengetahuannya. | | ➩ | Kompetensi tamatannya dalam hal menangani tiap permasalahan, bisa mengungkap struktur dan inti permasalahan dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan pemecahan jalan keluarnya; mengetahui serta dapat mendayagunakan kegunaan teknologi informasi; bisa mendayagunakan ilmu; cakap dan terampil disesuaikan dengan bidang ilmunya; dapat memperoleh jawaban permasalahan secara logika, mendayagunakan data/informasi yang disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; sanggup mandiri di dalam berkarir serta berupaya. | | ➩ | Mhs non regular (blended learning) yang tidak lulus suatu matakuliah, bisa mengulang di semester atau tahun atau periode berikutnya tanpa dipungut biaya tambahan. | | ➩ | Kompetensi dasar tamatan Program S1 Non Regular (Blended Learning) STIE Indocakti Malang yaitu mendapatkan bobot / mutu dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis demikian juga moral; bisa menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu serta pengetahuan selamanya maju serta berkembang; sanggup menelusuri dan memiliki informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa selamanya belajar. | | ➩ | Di samping dibekali dengan ilmu, etika akademik dan profesi, keahlian serta kepandaian utk mengelola tim/organisasi secara lengkap pada bidang yang sesuai bidang ilmunya; keahlian bekerjasama di dalam tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu berdasarkan bidang keilmuannya, sekaligus dibekali dengan keahlian utk mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya. | | ➩ | Utk mhs non regular (blended learning) yang berkarir dengan sistem shift / peralihan waktu, tetap bisa mengikuti studi dgn baik. Karena sistem kuliah formalnya diselenggarakan secara kompeten dengan melakukan perpaduan antara Non Regular Program (Blended Learning) dan Program Reguler, sehingga mhs yang kerja dengan sistem shift / peralihan waktu dapat mengikuti studi di program lainnya dgn mekanisme tertentu. | | ➩ | Tamatan Non Regular Program (Blended Learning) STIE Indocakti Malang memperoleh kemampuan penguasaan teori yang kuat sekaligus aplikasinya, serta keahlian profesional dan cara pandang yang lengkap; meningkatkan sikap mental kompeten yang berorientasi pd penanganan jalan keluar permasalahan mengacu alur berpikir-sistem; sanggup meningkatkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; mempunyai keahlian melakukan berbagai penelitian dasar demikian juga terapan. | | ➩ | Sistem kuliah formalnya cocok bagi karyawan yang sibuk dgn pekerjaannya demikian juga utk yang belum berkarir, sebab diselenggarakan secara kompeten. Di samping kuliah tatap muka, sistem kuliah formalnya juga diselenggarakan dengan mendayagunakan serbaneka metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, serta diakhiri dengan bimbingan pengerjaan skripsi (S1) / tugas akhir yang terarah, terprogram dan terjadwal agar mhs bisa menuntaskan studi tepat pada waktunya (sebagaimana masa studinya). | | ➩ | Utk mhs non regular (blended learning) yang sudah kerja dibolehkan tidak ikut serta di kelas/pelajaran utk beberapa pertemuan, jika mhs tersebut mendapat tugas lembur, atau kerja dengan sistem shift / peralihan waktu, kerja ke luar kota/negeri, dgn melalui mekanisme tertentu. | | ➩ | Kurikulumnya dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan Sistem SKS (Sistem Kredit Semester). Bobot / mutu Kurikulumnya dirancang selain mengacu thd KURNAS, juga mengacu perkembangan ilmu serta pengetahuan, teknologi, serta seni, dan terhadap kuliah formal utk meningkatkan ke jenjang studi yang lebih tinggi dan minat dunia karier. | | ➩ | Tamatan Program S1 Non Regular (Blended Learning) STIE Indocakti Malang juga bisa aktif berperan-serta pada kelompok kerja; sanggup berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keahlian yang tidak sama dan mendayagunakan bantuan mereka; bisa mendayagunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; sanggup memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta berdasarkan rumpun keilmuannya, bisa mengikuti perkembangan baru pada bidang keilmuannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti prodi di tingkat lebih lanjut. |
Jumlah Kredit & Masa Perkuliahan Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program reguler maupun Non Regular Program (Blended Learning), mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Permendikbudristek Nomor 53 Th 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 152 sks | 8 semester | Lulusan D3, Politeknik, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada Tambahan 2 - 21 sks) | Berdasarkan Mata Kuliah | Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks |
Mendapat Pekerjaan BaruMhs (peserta kuliah formal) Perkuliahan Karyawan di STIE Indocakti Malang yaitu orang-orang yang sudah kerja demikian juga orang-orang yang belum bekerja.
Para mhs ini selamanya menyatukan diri serta saling membantu memperoleh jawaban permasalahan masing-masing . Baik permasalahan di dalam hal kerja, akademik, finansial / uang, demikian juga permasalahan lainnya. Juga dgn tamatannya, memperoleh ikatan yang kuat utk saling membantu sesama tamatan STIE Indocakti Malang.
Selama ini mhs yang belum kerja, akan mendapat pekerjaan dari sesama mhsnya demikian juga tamatannya, terutama sesama mhs yang sudah bekerja (sbg nelayan, PNS / ASN, wiraswasta, administrator, pegawai, dll-nya).
Kendatipun demikian mhs yang sudah berkarir, selamanya bisa meningkatkan karir serta penghasilannya selama studi. Mereka memiliki pengembangan karir dan pengembangan penghasilan dari sesama mhsnya.
Penyelesaian Terbaik
Jadi, utk masyarakat yang belum berkarir dan relatif kesulitan dalam hal mendapat pekerjaan. Maka mengikuti P2K / Perkuliahan Karyawan di STIE Indocakti Malang ini yaitu penyelesaian jitu (pilihan utama) utk memiliki kerja. Yaitu meningkatkan pengalaman melalui mereka (sesama mhsnya) yang sudah kerja, serta akhirnya mendapat pekerjaan dari sesama mhsnya demikian juga dari dirinya sendiri. Beserta meningkatkan studi formalnya.
Utk masyarakat yang sudah bekerja serta relatif kesulitan dalam hal meningkatkan karir serta meningkatkan penghasilan. Maka mengikuti P2K / Perkuliahan Karyawan di STIE Indocakti Malang yaitu penyelesaian jitu (pilihan utama) utk meningkatkan diri. Yaitu meningkatkan studi formalnya beserta meningkatkan pengalaman, karir, dan penghasilan. |
| |
|
| |